Ilmu logistik memilki berbagai macam pendekatan, baru-baru ini yang sedang marak sedang akan dilaksanakan di Malaysia adalah penerapan Halal Logistik.
Halal Logistik sendiri artinya adalah sebuah istilah yang mengacu pada aktivitas logistik yang dilaksanakan sesuai dengan aturan islam/syariah. Lalu bagaimana penerapannya? konsepnya hampir sama dengan bank syariah. Di Halal Logistik, pengangkutan,penyimpanan dan proses ambil barang di terminal atau pangkalan harus dilasanakan sedemikian rupa sehingga produk terjaga dari najis dan terjaga dari produk non-halal.
Pada saat proses penyimpanan misalnya, proses pembersihan gudang akan sesuai dengan hukum islam jika terkena najis/kotoran tertentu. pada saat transportasi produk akan terus terjaga agar tetap suci dari najis. demikian pula bila barang sampai di pangkalan udara atau laut, maka produk akan dipisahkan kargonya dari barang nonhalal. Dengan demikian produk akan tetap terjaga ke-halalannya.
Namun, ada trade off yang harus diterima dengan pelaksanaan proses halal logistik ini, biaya logistik akan bertambah karena aktivitas penyimpanan, transporting dan di pangkalan perlu dilakukan treatment khusus. Untuk itu sebuah Lembaga Konsultan Logistik yang dikenal dengan LBB yang berkantor di Malaysia mengembangkan sebuah konsep agar halal logistik bisa dilaksanakan namun dengan lebih efisien dan hemat biaya. salah satu cara yang diterapkan di Belanda adalah dengan mengirinkan produk makanan lewat air, selain biaya transportasi lebih murah karena transportasi mengikuti aliran air, barang juga tetap terjaga kesuciannya, karena air sungai itu suci.
Demikian sedikit gambaran mengenai Halal Logistik, semoga bermanfaat.